Untuk Suamiku...
Teruntuk suamiku tercinta, mas defri..
Maafkan aku ya mas, maafkan istrimu ini yang berkali-kali
menyakiti hatimu dan sudah 2 kali membuat kamu menangis, aku paling ga bisa
lihat kamu nangis mas, lebih baik aku yang sakit dan menangis drpada melihat
kamu menangis.
Teruntuk suamiku tercinta yang tiap tak pernah lupa memaikan
selimut untuk ku terimakasih atas kesabaran mu menghadapi aku dan segala sifat
egoku ini ya mas, terimakasih karna sudah berusaha yang terbaik untuk aku dan
anak2, aku tau kamu lelah tapi kamu masih harus bergulat dengan cucian yang
setumpuk diruamh, bahkan aku sendiri pun tidak pernah tau perihal urusan cucian
yang aku tau baju2 sudah terlipat rapi di keranjang dan jika sudah penuh aku
hanya membawa ke tempat laundry.
Teruntuk suamiku tercinta yang tidak pernah mengeluh meski
terkadang hanya masak seadanya, dan tetap mau makan dengan lahap meski kadang2
nasi sudah mulai basi, terimakasih sudah banyak mengalah untuk aku ya mas, kamu
rela hanya makan 1 potong kue dan memberi 2 potong kue untuk aku,
Teruntuk suamiku tercinta andai kamu tau betapa aku takut
kehilangan kamu, hal yang paling aku takutkan kalua kamu harus pergi lebih
dahulu, aku ngga tau gimana harus menjalani hari-hari tanpa kamu, aku hanya
bisa berdoa kepada Allah untuk keselamatanmu, semoga Allah selalu melindungi
kamu ya mas, memberkahi setiap langkahmu, melindungi kamu dari orang-orang yang
berniat buruk ke kamu.
Aku menyanyangimu kamu selalu mas….


Comments
Post a Comment